profil saya

pati, jawa tengah, Indonesia
ini adalah web saya,jika temen2 pnya bisnis yg menarik dan yg pasti gratis dan menguntungkan bs sms 085640346439 lewat YM:adzim.muhammad email: adzimm@ipal.com senag sekali rasanya bisa sharing2 dg tmn2 smua.yg mau pasang banner juga bisa,tentang harga bisa di nego lah.... oke selamat beraktifitas

Sabtu, 19 Februari 2011

[New post] Oleh-Oleh Sekaten dari Solo

Oleh-Oleh Sekaten dari Solo

Beberapa saat lalu ada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (jawa: Muludan). Peringatan Maulid Nabi SAW di Solo (dan Yogyakarta) diperingati dengan mengadakan acara yang disebut dengan tradisi sekaten. Tradisi sekaten sendiri konon sudah diadakan sejak zaman Walisongo.

Istilah sekaten sebenarnya berasal dari kata Syadatain (dua kalimat syahadat: Asyhadu alla ilaaha illa Allah wa asyhadu anna muhammad Rasulullah). Namun, karena lidah orang Jawa agak kesulitan untuk melafalkan syahadatain, maka disebutlah tradisi itu dengan sekaten. Tradisi yang kemudian diwarisi oleh keraton Mataram tersebut termasuk kemudian diteruskan oleh pewaris Mataran yaitu Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta itu disebut syahadatain karena dulu jika masyarakat hendak menonton perayaan ini diharuskan mengucapkan syahadatain. Demikianlah dulu dakwah para ulama dalam Islamisasi tanah Jawa berlangsung.

Perayaan sekaten secara resmi dimulai saat diperdengarkannya gamelan yang berada di komplek Masjid Agung. Ini dimaksudkan agar masyarakat mengenal masjid secara lebih dekat.

Dalam perkembangannya, sekaten lebih dikenal sebagai perayaan atau tradisi pasar malam merakyat yang diselenggarakan di Alun-Alun keraton. Tradisi yang sebelumnya dimaksudkan untuk kegiatan dakwah dan Islamisasi pun berubah menjadi sekedar pasar malam atau budaya. Berikut ini sebagian oleh-oleh foto yang kuperoleh saat mengunjungi sekaten di era internet ini. Baca tulisan ini lebih lanjut

Komentari tulisan ini


Trouble clicking? Copy and paste this URL into your browser: http://subscribe.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

arsip blog