profil saya

pati, jawa tengah, Indonesia
ini adalah web saya,jika temen2 pnya bisnis yg menarik dan yg pasti gratis dan menguntungkan bs sms 085640346439 lewat YM:adzim.muhammad email: adzimm@ipal.com senag sekali rasanya bisa sharing2 dg tmn2 smua.yg mau pasang banner juga bisa,tentang harga bisa di nego lah.... oke selamat beraktifitas

Rabu, 16 Februari 2011

[New post] Sejarah Bus Tingkat di Kota Solo

Sejarah Bus Tingkat di Kota Solo

Bus Tingkat Solo Yang Telah Jadi Besi Tua (Rongsokan) - Seingatku terparkir di kawasan sumber

Bus Tingkat Solo Yang Telah Jadi Besi Tua (Rongsokan) - Seingatku 'terparkir' di kawasan sumber

Nostalgia Naik Bus Tingkat Kota Solo

 

Satu lagi keistimewaan dan keunikan kota Solo yang tidak dimiliki kota lainnya. Yaitu keberadaan Bus Tingkat atau yang lebih dikenal oleh penduduk setempat dengan sebutan bus tumpuk atau bis tumpuk. Sayangnya, keunikan itu kini sudah tidak dijumpai lagi di kota bersumbu politik pendek itu. Bersama dengan kota Jakarta, Surabaya, dan Makassar, dulu bus tingkat pernah eksis cukup lama di empat kota tersebut. Hanya Solo lah satu-satunya kota kecil yang memperoleh keistimewaan itu.

Semasa masih SD, aku masih ingat dulu sering naik bus tingkat itu dari Pasar Kleco dan turun di Kusuma Sahid saat berangkat ke sekolah jika tidak ada yang mengantar. Terkadang, aku juga sengaja pulang naik bus tingkat dari Matahari Beteng (sekarang jadi Pusat Grosir Solo) dan turun di Toserba Relasi (Mendungan). Perjalanan pulang ini yang menarik karena menempuh rute lebih panjang dan lebih lama serta lebih sepi. Kalau naiknya pas berangkat sekolah, bus tingkat sering dijejali penumpang. Sementara kalau naiknya pas pulang sekolah, penumpangnya relatif lebih sedikit sehingga biasanya aku sengaja naik ke lantai dua dengan tujuan sambil melihat-lihat pemandangan sekitar rute yang dilalui bus siput itu (sengaja kusebut bus siput karena jalannya relatif sangat pelan dan lama). Baca tulisan ini lebih lanjut

Komentari tulisan ini


Trouble clicking? Copy and paste this URL into your browser: http://subscribe.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

arsip blog